Sunday, January 25, 2009

COOLANT MEMBUAT MOBIL SEHAT

Coolant atau cairan pendingin sudah cukup lama diciptakan untuk menyempurnakan sistem pendingin pada mesin. Fungsi air sebagai cairan pendingin mesin dinilai kurang efektif karena air tidak mampu melindungi mesin dari timbulnya karat, karena sifat air yang korosif. Karat yang timbul ini dapat menyumbat saluran pipa pipa kecil pada radiator, dan titik didihnya cukup rendah bila dibandingkan dengan cairan pendingin. Radiator sebagai wadah tempat pendinginan air akan terganggu proses kerjanya. Hal ini dapat menyebaban mesin cepat panas ( ditandai dgn naiknya penunjuk amper panas mesin). Kalau dibiarkan berkelanjutan mesin akan terasa kurang bertenaga, dan bisa mogok karena mesin overheat. Selain itu karat yang timbul juga merusak radiator, pompa air, selang radiator menjadi cepat keropos sehingga prematur usia pakainya. Cairan coolant dilengkapi dengan zat anti karat yang mampu memperlambat proses korosi penyebab karat. dengan demikian radiator mesin bebas dari penyumbatan dan kerjanya menjadi optimal. Komponen sistim pendinginan mesin akan bebas keropos dan lebih tahan lama.

Masa penggantian cairan coolant lebih lama dibandingkan dengan air biasa. Kalau dengan air biasa anda perlu mengganti air minimal sekali dalam sebulan ,sedangkan dengan coolant penggantiannya berkisar sekali setengah tahun hingga sekali setahun.(tergantung merk). Sebelum anda mengganti cairan pendingin dengan coolant pastikan bahwa radiator mesin harus bersih, kipas pendingin bekerja normal demikian juga dengan pompa airnya, tak lupa pastikan tak ada kebocoran air pada mesin anda, Sebab kerja coolant akan tidak efektif jika komponen tersebut rusak. Untuk itu periksakan kondisi mesin anda sebelum mengganti dengan cairan coolant.

Beberapa ke unggulan lain dari cairan coolant ini adalah titik didihnya diatas 100 ÂșC sehingga penguapannya rendah , berkurangnya air akibat penguapan dapat direduksi. Selain itu ada coolant yang dilengkapi dengan antifreeze (zat anti beku) yang dipakai di negara empat musim, agar mesinnya tidak membeku sewaktu musim salju. Jadi kalau ada anggapan bahwa coolant membuat mesin jadi dingin, itu agak berlebihan karena dengan adanya cairan pendingin, sistem pendingin dilindungi dari hal-hal yang merusak sehingga dapat bekerja optimal untuk membuat mesin berkerja pada suhu normal.

Apabila ada masalah lebih lanjut, silakan hubungi dan kunjungi bengkel mobil anda.

By : helson

Read More...

Friday, January 23, 2009

LAMPU SEHAT, NYETIR MALAM JADI NYAMAN

Saat ini berbagai aksesoris dipasang pada mobil untuk meningkatkan daya tarik dari mobil itu sendiri sehingga dapat meningkatkan daya jual. Adapun beberapa aksesori yang bukan hanya dipasang untuk meningkatkan daya tarik, namun untuk menjamin keselamatan dalam mengemudi, salah satu aksesori yang dimaksud adalah lampu.
Pada umumnya lampu yang dipakai untuk menjamin keselamatan dalam mengemudi ( terutama mengemudi pada malam hari ) adalah lampu pijar. Banyak beragam lampu pijar yang dijual dipasaran , baik dalam bentuk yang menarik, sampai kualitas cahaya, hemat energi, dan daya tahan. Salah satu lampu yang memiliki daya yang besar, dan tahan lama adalah lampu halogen. Lampu halogen memang diakui memiliki daya tahan yang lama, intensitas cahaya yang besar bila dibandingkan dengan lampu pijar.

Secara konstruksi lampu halogen hampir sama dengan lampu pijar biasa, namun cara kerjanya berbeda karena memiliki isi yang berbeda. Lampu halogen berisi tungsten (filamen) dan gas halogen. Secara teoritis gas halogen akan memperpanjang umur filamen (tungsten), karena tungsten yang menguap pada saat lampu bekerja akan dikembalikan ke filamen oleh gas halogen, oleh karena itu filamen akan susah menipis sehingga umur filamen menjadi lebih panjang. Hal-hal yang menyebabkan umur lampu halogen menjadi pendek :
1. Kaca lampu halogen tersentuh oleh tangan, misalnya: jejak jari yang menempel pada kaca lampu halogen akan memperpendek umur lampu halogen.
2. Temperatur disekitar lampu rendah ( misalnya : adanya uap air atau air yang masuk ke rumah lampu halogen sehingga suhunya menjadi lebih dingin dari standar suhu kerja lampu halogen )
3. Supply tegangan dari alternator maupun batere ke lampu halogen terlalu rendah atau tidak stabil ( ukuran normal 12 – 14 V )

Beberapa tips untuk menjaga umur pakai lampu halogen tetap panjang:
1. Bila ingin melakukan pemasangan lampu halogen, kaca lampu halogen tidak boleh tersentuh.
2. Ganti atau perbaiki rumah lampu ( boks lampu ) jika ada kebocoran, karena uap air, debu yang menempel disekitar lampu akan mempengaruhi kinerja lampu halogen.
3. Kencangkan pengikat rumah lampu ( boks lampu ) pada pegangannya, sehingga tidak bergoyang atau bergetar karena getaran mesin, bila perlu diberi peredam seperti karet.
4. Periksa indikator batere, jika indikator menunjukkan batere kurang bagus, segera cas batere dan periksa kinerja alternator ( lampu indikator bergambar batere pada panel instrumen, jika kinerja alternator kurang bagus maka lampu indikator akan menyala pada saat mobil hidup/beroperasi), karena kerusakan pada batere maupun alternator akan mengurangi umur lampu halogen.
5. Apabila ada kesulitan lebih lanjut, hubungi mekanik mobil anda.

Read More...